Bidang studi yang mempelajari proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan segala bentuk kegiatan yang ada di sebuah kantor. Jurusan ini dirancang untuk mencetak tenaga profesional yang mampu mengelola administrasi, menangani informasi perusahaan, serta memastikan seluruh operasional kantor berjalan dengan efektif dan efisien.
Lulusan Manajemen Perkantoran dibekali dengan berbagai keterampilan teknis (hard skills) dan keterampilan interpersonal (soft skills), di antaranya:
Administrasi dan Tata Usaha: Kemampuan mengelola dokumen, menyusun laporan, dan mengatur jadwal kegiatan atau rapat perusahaan.
Korespondensi Bisnis: Keterampilan menyusun surat menyurat resmi perusahaan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing (Inggris), serta teknik membalas email profesional.
Manajemen Kearsipan (Filing System): Keahlian dalam menyimpan, menata, memelihara, dan menemukan kembali dokumen atau arsip perusahaan secara cepat dan tepat (baik arsip fisik maupun digital).
Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran: Penguasaan perangkat lunak perkantoran (Microsoft Office seperti Word, Excel, PowerPoint), aplikasi database, pengetikan cepat (blind typing), dan pengoperasian mesin kantor (printer, scanner, mesin fotokopi, dll).
Pelayanan Prima (Service Excellence): Teknik memberikan pelayanan terbaik kepada tamu, klien, atau kolega, termasuk tata krama, etika bertelepon, dan grooming (penampilan profesional).
Kehumasan (Public Relations) Dasar: Keterampilan komunikasi yang baik untuk menjaga citra perusahaan dan bertindak sebagai jembatan informasi antara perusahaan dan pihak luar.
Pengelolaan Keuangan Dasar: Kemampuan mengelola kas kecil (petty cash), mencatat bukti transaksi operasional kantor, dan membuat laporan keuangan sederhana.
Lulusan Manajemen Perkantoran sangat dibutuhkan di hampir semua instansi pemerintah, perusahaan swasta, BUMN, maupun organisasi non-profit. Berikut adalah prospek kariernya:
Staf Administrasi (Admin Officer): Bertanggung jawab atas pengelolaan data, dokumen, dan operasional harian kantor.
Sekretaris / Sekretaris Eksekutif: Menjadi asisten pribadi pimpinan untuk mengatur jadwal, menyiapkan bahan rapat, dan menyaring informasi yang masuk ke pimpinan.
Resepsionis (Receptionist): Menjadi wajah pertama perusahaan yang bertugas menyambut tamu, menerima panggilan telepon, dan memberikan informasi dasar.
Customer Service: Melayani keluhan, pertanyaan, dan kebutuhan pelanggan atau klien perusahaan dengan standar pelayanan prima.
Petugas Kearsipan (Record Center Officer): Fokus pada pengelolaan dan perlindungan sistem arsip perusahaan agar data tetap aman dan mudah diakses.
Staf Personalia (HR Admin): Membantu bagian Human Resources dalam mengurus administrasi karyawan, seperti absensi, cuti, dan kelengkapan dokumen rekrutmen.
Asisten Manajer (Personal Assistant): Mendukung tugas-tugas administratif manajerial agar manajer dapat fokus pada keputusan strategis.